SEOQuake dalam 5 langkah!

Posted by Ordinary man | 1:53 AM | 0 comments »

(My Original Blog Post: -*http://kontestan.tekwanmodel.web.id/seoquake-dalam-5-langkah.html)
SeoQuake adalah add-ons firefox yang digunakan untuk memonitor sebuah Blog/Web yang sedang dan akan di optimasi. Search Engine Optimization sendiri kini sudah menjadi industri yang menghasilkan secara finansial. Melanjutkan pembahasan 9 addons firefox bagi blogger yang serius ikut kontes seo, saya akan coba jabarkan kegunaan SEOQuake sebagai senjata mengoptimasi secara off-page blog rekan semua.

1. Install SEOQuake add-ons firefox terlebih dahulu
Buka firefox browser anda. Klik Tool | Add-Ons | Ketika jendela add-ons terbuka klik tab get add-ons. Ketikan dalam editbox keyword seoquake. Tunggu beberapa saat, setelah ditemukan, klik tombol add to firefox. Muncul jendela software installation, pilih SeoQuake SEO extension | klik Install Now. Setelah selesai, klik Restart firefox to complete your changes. Selesai deh install SEOQuakenya.

2. Biarkan SEOQuake di Setting pada posisi Default.

[caption id="attachment_457" align="alignleft" width="242" caption="Gb.1. Ikon SEOQuake pada posisi kiri atas browser firefox"]SEOQuake posisi default[/caption]

Setelah firefox direstart, biasanya muncul jendela preference SEOQuake add-ons firefox. Biarkan setting pada posisi default. Anda cukup klik next-next sampai selesai. Setelah selesai, ikon SEOQuake akan muncul dibeberapa tempat dibrowser firefox anda. Defaultnya ikon SEOQuake pada posisi kiri atas dan kanan bawah.

3. Cek Keyword Density, menandai link NoFollow atau NoIndex untuk mencari backlink, dan hilangkan SEObar yang menggangu

[caption id="attachment_459" align="alignleft" width="234" caption="Gb.2. Uncheck SEObar"]SEOQuake setting[/caption]

Cek keywords denstiy blog anda untuk memastikan seberapa banyak kata kunci yang anda tembak. Menurut para pakar, banyaknya kata kunci yang normal adalah antara 2% s-d 7% dari total kata diblog anda.

Setelah itu, saya check list Line-through "nofollow" and "NoIndex" untuk menandai blog atau web yang DoFollow atau tidak. Cara kerjanya cukup simple, setiap link (terutama link komentar) akan tercontreng jika blog yang dikomentari nofollow. Jika tidak ada contrengan, berarti kita yakin blog tersebut DoFollow. Mencari backlink dari blog DoFollow katanya bisa menambah PR blog kita.

Munculnya SEOBar SEOQuake setiap saat ketika membuka halaman baru di Firefox sedikit mengganggu, saya biasanya mematikan SEObar dengan cara un-checklist SEObar.

4. Mencari, Memonitor, Mengecek, dan Menduplikasi serta Improvisasi cara kerja ahli SEO atau siapapun yang keyword blognya menduduki peringkat 1 s/d 20 di Google,Yahoo atau Bing.

[caption id="attachment_475" align="alignleft" width="387" caption="Gb.3.Cukup klik kanan,open link in new tab. Muncul deh link-link yang mengarah kesitus tersebut"]Cari backlink[/caption]

Ini adalah salah satu cara (bodoh saya sebagai nubi) mempelajari teknik SEO. Selain mencari backlink diblog dofollow, saya menggunakan kekuatan SEOQuake sebagai senjata untuk mencari, memonitor,dan menduplikasi serta improvisasi cara kerja para master seo tersebut. Tool SEOQuake tersebut adalah:


  • Google Link : untuk mencari dari mana saja backlink yang diperoleh para master tersebut. Google link kurang akurat,tapi tetap berguna.

  • Yahoo Link: berfungsi sama saja seperti google link, namun lebih akurat dan terdata dengan baik.

  • Nah, disitulah kita bisa menduplikasi cara kerja master SEO tersebut. Gimana caranya? Jadi malu nieh!


5. Mencari backlink dari domain Edu

[caption id="attachment_478" align="alignleft" width="348" caption="Gb.4.Cukup klik kanan,open link in new tab. Muncul deh semua domain .edunya. Tinggal pilih-pilih deh yang mana mau kita komentari. "]Cari backlink dari domain edu[/caption]

Domain .edu katanya memiliki kekuatan backlink yang besar dan berpengaruh dimata Google. Nah, masih mengandalkan cara point 4, tapi disini kita perlu tambahan parameter SEOQuake khusus mencari backlink .Edu.

Masuk ke situs parameter SEOQuake di http://addons.seoquake.com/params/. Cari dikotak pencarian dengan kata kunci Y!.edu, setelah ditemukan, click to install parameter. Selesai deh! Cara menggunakan tool ini cukup mudah. Lakukan pencarian di Google atau mesin pencari lain dengan target kata kunci. Setelah muncul list hasil pencarian, kita bisa melihat blog mana saja yang memiliki backlink dari domain .edu

Kini tinggal ketelatenan, kerjasama tim dan optimasi yang tidak berlebihan yang bisa mewujudkan blog kita jadi No.#1 di Search Engine. Nah, bagaimana dengan saya yang hanya seorang diri mengoptimasi? Ditambah kelemotan askes internet dari SMART? Cocoknya, ya jadi penggembira dan terus belajar saja...Salam

Read More..

Banyak warga tak siap pakai Elpiji

Posted by Ordinary man | 10:52 AM | 0 comments »

(My Original Blog Post: -*http://kontestan.tekwanmodel.web.id/warga-tak-siap-pakai-elpiji.html)
Slogan kerja keras adalah energi kita, tampaknya memang cocok buat Pertamina. Ditandai dengan masih banyak masyarakat yang tak siap pakai Elpiji. Butuh Ekstra kerja keras bagi jajaran Pertamina jika ingin memuluskan konversi minyak tanah ke Elpiji.

Tak siapnya warga jelas menjadi persoalan bagi Pertamina. Ada beberapa faktor penyebab kenapa banyak warga enggan beralih ke Elpiji, diantaranya adalah;


  1. Pertamina kurang men-sosialisasi-kan dan meng-edukasi akan adanya konversi minyak tanah ke Elpiji.

  2. Pertamina kurang men-survey secara menyeluruh kondisi sosial, kultur serta demografis suatu wilayah.

  3. Distribusi Elpiji yang belum mencapai daerah rural.

  4. Kendala dilapangan yang sifatnya mendasar dan tidak terpecahkan secara tuntas.


Masyarakat butuh sosialisasi dan edukasi dikarenakan calon pengguna Elpiji adalah kebanyakan warga kelas menengah kebawah yang terbiasa menggunakan minyak tanah, baik sebagai bahan bakar maupun penerangan. Ini disebabkan tidak semua warga mampu memasang listrik, bahkan sambungan PLN-pun belum ada untuk sebagian wilayah (daerah rural di wilayah Lampung masih banyak yang belum tersambung listrik). Selain itu, banyaknya informasi yang beredar tentang kecelakaan saat menggunakan Elpiji membuat warga khawatir untuk pindah ke Elpiji.

Pertamina dalam melakukan konversi terkesan buru-buru. Perlu dikaji ulang penarikan minyak tanah dipasaran. Jika hal ini dilakukan, 60 % warga miskin akan terpukul. Sementara itu, sebagian masyarakat daerah pesisir memanfaatkan minyak tanah sebagai bahan pengoplos solar. Jika minyak tanah ditarik, mereka khawatir tidak dapat melaut kembali, karena mahalnya harga solar.

Kekhawatiran lainya adalah distribusi gas Elpiji yang belum mencapai daerah rural dan pelosok perkampungan. Keengganan warga culup beralasan dikarenakan keberadaan minyak tanah memang demikian dekat dibanding gas Elpiji. "Pas kita udah beralih pake gas semua, eh nanti malah gasnya ngilang. 'Kan sama aja bohong..." Demikian alasan beberapa warga.

Sementara itu, dibeberapa daerah di Lampung juga diwarnai aksi pungli oleh para pendata terhadap calon penerima bantuan kompor gas. Pungutan liar oleh oknum pendata berbeda-beda dibeberapa wilayah, namun berkisar antara Rp.5000 s.d Rp.15.000 / kepala keluarga-. Pendataan calon penerima bantuan kompor gas juga wajib melampirkan KTP sebagai tanda bukti. Jika tidak dapat menunjukkan kartu identitas tersebut warga diancam tidak dapat menerima bantuan kompor dan gasnya. Ironisnya, 80% penduduk miskin didaerah rural tidak memiliki KTP atau KK.

Douhh! Gimana nie Pertamina? Masih bertahan dengan slogan kerja keras adalah energi kita-nya? Mudah-mudahan dengan temuan ini Pertamina jadi lebih bijak mengambil keputusan dan jeli melihat segala permasalahan ini sehingga menghasilkan win-win solution.

Read More..
Posted by Ordinary man | 10:52 AM | 0 comments »

Banyak warga tak siap pakai Elpiji: Slogan kerja keras adalah energi kita, tampaknya memang cocok buat Pertamina. Ditandai den... http://kontestan.tekwanmodel.web.id/warga-tak-siap-pakai-elpiji.html

Read More..
Posted by Ordinary man | 10:52 AM | 0 comments »

Banyak warga tak siap pakai Elpiji: Slogan kerja keras adalah ener... http://kontestan.tekwanmodel.web.id/warga-tak-siap-pakai-elpiji.html

Read More..